Agungjatmiko’s Weblog


LISUS
Februari 14, 2008, 4:01 am
Diarsipkan di bawah: Uncategorized
Home>>Berita Utama (Hlm Luar)
BANYUMAS DAN PURBALINGGA DIHANTAM LESUS ; Pantai Selatan Dilanda Gelombang Tinggi
14/02/2008 05:34:59 YOGYA (KR) - Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Stasiun Geofisika Yogyakarta kembali mengingatkan akan munculnya gelombang tinggi di beberapa wilayah di Indonesia, menyusul Badai Nikolas yang terjadi di Selatan Australia. Akibat badai tersebut kenaikan gelombang di perairan timur Bali dan Sumba bisa diatas 5 meter, sementara di sepanjang Pantai Selatan Jawa ketinggian gelombang berkisar 3-4 meter.Berdasarkan pengamat BMG, dari Lampung- Pantai Selatan Jawa (membujur) awannya sangat tebal. Kondisi ini diprediksikan bisa memicu terjadinya gelombang tinggi di hampir seluruh laut di pulau Jawa. “Meski begitu, Rabu (13/2) hujan belum terpantau dengan jelas, kecuali di daerah Kaliurang,” kata Kasi Data dan Informasi BMG Stasiun Geofisika Yogyakarta, Tiar Prasetya SSi saat dihubungi KR Rabu (13/2) malam.

Menurut Tiar, Badai Nikolas yang bisa memicu gelombang tinggi itu diperkirakan akan terjadi sampai 18 Februari mendatang. Namun jika dilihat dari kondisi di lapangan dan data-data yang ada di BMG, pada 16 Februari mendatang badai sudah mulai reda. Akibatnya ketinggian gelombang berangsur-angur turun menjadi 2,5 meter.
Sementara untuk jarak 150 meter dari bibir Pantai ketinggian masih berkisar 3 meter. “Hari ini Kamis (14/2) hampir seluruh laut di pulau Jawa akan terjadi gelombang tinggi diatas 4 meter. Bahkan di Flores dan Bali ketinggian gelombangnya bisa mencapai 5 meter lebih,” terang Tiar.
Lebih lanjut Tiar menambahkan, jika dilihat dari fenomena yang ada di lapangan BMG menghimbau pada para nelayan yang ada di sepanjang Pantai Selatan agar minggu ini tidak melaut. Pasalnya badai Nikolas diprediksikan akan berlangsung selama 1 minggu.
Salah seorang anggota SAR Pantai Samas Srigading Sanden, Muji saat dihubungi KR, Rabu (13/2) membenarkan meningkatnya gelombang laut siang kemarin. “Dalam beberapa hari terakhir gelombang laut memang terjadi peningkatan, khususnya pada tengah hari. Rabu (13/2) kemarin gelombang besar terjadi sekitar pukul 13.00,” katanya.
Hingga kemarin nelayan di Samas juga belum ada yang berani melaut karena kondisi dirasa belum aman.  Muji mengakui bahwa peningkatan gelombang harus diwaspadai. “Gelombang pasang masih dalam taraf wajar meski kadang cukup besar,” katanya.
Di Purbalingga, rumah Surodin (60), warga RT 06 RW 06 Desa Tunjungmuli Kecamatan Karangmoncol Purbalingga roboh diterjang angin ribut, Rabu (13/2) sekitar pukul 11.00. Menjelang sore, angin yang bertiup kencang masih melanda kawasan itu. Dua hari sebelumnya, 5 rumah di desa yang sama juga mengalami rusak parah akibat angin ribut.
Di Banyumas, angin besar yang bertiup di Desa Banjarsari Kecamatan Ajibarang Rabu (13/2) menyebabkan dua rumah milik Darsito (50) dan Narisem (70) warga desa itu rusak parah. Bahkan rumah Narisem yang terletak di Grumbul Karangkemiri Rt 03 Rw 07 rata dengan tanah.
(R-5/Can/Rus/*-1/Sto)-a


No Comments Yet sejauh ini
Tinggalkan komentar



Tinggalkan komentar
Baris dan paragraf terpisah secara otomatis, alamat email tidak akan ditampilkan, kode HTML diperbolehkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>